Pizza adalah salah satu makanan paling terkenal di dunia, dan Italia menjadi negara yang paling identik dengan hidangan berbentuk bundar ini. Dengan dasar adonan yang renyah, saus tomat segar, keju yang meleleh, dan topping pilihan yang menggoda, pizza mampu menyatukan rasa dan suasana dalam setiap gigitan. Meskipun pizza kini tersedia dalam berbagai bentuk dan gaya, pizza ala Italia memiliki keunikan tersendiri—sederhana tapi kaya rasa.
Di artikel ini, kamu akan belajar cara membuat pizza Italia yang enak dan autentik, mulai dari adonan dasar, saus khas Italia, topping tradisional, hingga teknik pemanggangan. Kami juga akan membahas sejarah singkat pizza dan beberapa variasi populer dari Italia yang bisa kamu coba di rumah.
Mengenal Pizza Ala Italia
Pizza Italia berbeda dengan pizza komersial yang biasa dijual cepat saji. Pizza khas Italia lebih menonjolkan rasa dari bahan-bahan alami dan segar. Ukurannya cenderung lebih tipis, lembut di tengah, dan renyah di bagian pinggir. Komposisi topping juga tidak berlebihan—justru kesederhanaannya yang membuat cita rasa setiap bahan terasa jelas.
Jenis-jenis pizza khas Italia yang populer:
-
Pizza Margherita – Tomat, mozzarella, daun basil, minyak zaitun.
-
Pizza Marinara – Tomat, bawang putih, oregano, minyak zaitun (tanpa keju).
-
Pizza Quattro Formaggi – Campuran empat jenis keju: mozzarella, gorgonzola, parmesan, dan fontina.
-
Pizza Prosciutto e Funghi – Daging ham dan jamur.
-
Pizza Capricciosa – Tomat, mozzarella, ham, jamur, artichoke, dan zaitun.
Langkah-langkah Membuat Pizza Italia Enak di Rumah
1. Membuat Adonan Pizza Italia (Pizza Dough)
Adonan adalah elemen penting dari pizza. Adonan pizza Italia biasanya tipis dan renyah di luar, empuk di dalam.
Bahan:
-
500 gram tepung terigu protein tinggi (atau tepung pizza)
-
325 ml air hangat
-
1 sdt ragi instan
-
1 sdt garam
-
2 sdm minyak zaitun
-
1/2 sdt gula pasir
Cara Membuat:
-
Campurkan ragi, gula, dan sedikit air hangat. Diamkan 10 menit hingga berbusa.
-
Campur tepung dan garam dalam wadah besar.
-
Tuangkan campuran ragi dan sisa air ke dalam tepung.
-
Uleni hingga adonan menyatu, tambahkan minyak zaitun, lalu uleni 10–15 menit sampai kalis elastis.
-
Tutup wadah dengan kain lembab, diamkan selama 1–2 jam hingga mengembang dua kali lipat.
-
Setelah mengembang, kempiskan adonan dan bagi menjadi 2–3 bagian (tergantung ukuran pizza yang ingin dibuat).
-
Gilas adonan di atas permukaan yang ditaburi tepung hingga tipis.
2. Membuat Saus Tomat Ala Italia (Sugo di Pomodoro)
Saus ini menjadi jiwa dari rasa pizza. Saus khas Italia menggunakan bahan segar dan sederhana.
Bahan:
-
400 gram tomat kalengan atau tomat segar yang diblender
-
2 siung bawang putih, cincang halus
-
2 sdm minyak zaitun
-
1 sdt oregano kering
-
1 sdt garam
-
1/2 sdt merica
-
1/2 sdt gula (opsional)
-
Daun basil segar (opsional)
Cara Membuat:
-
Panaskan minyak zaitun, tumis bawang putih hingga harum (jangan sampai gosong).
-
Masukkan tomat yang sudah dihancurkan, aduk rata.
-
Tambahkan oregano, garam, merica, dan gula.
-
Masak hingga mengental selama 15–20 menit. Tambahkan basil jika suka.
-
Dinginkan sebelum digunakan.
3. Menyiapkan Topping Pizza
Pizza Italia tidak menggunakan topping berlebihan. Berikut beberapa topping yang direkomendasikan:
-
Keju Mozzarella: Gunakan mozzarella segar untuk rasa dan tekstur otentik.
-
Tomat Ceri: Untuk rasa manis alami.
-
Daun Basil: Memberi aroma segar dan warna cantik.
-
Jamur Segar: Dapat ditumis dulu atau langsung digunakan.
-
Prosciutto (Ham Italia): Tambahkan setelah pizza matang.
-
Zaitun Hitam: Memberikan rasa asin yang khas.
4. Merakit dan Memanggang Pizza
Setelah semua komponen siap, saatnya menyusun dan memanggang pizza.
Cara Merakit:
-
Panaskan oven hingga suhu maksimal (sekitar 220–250°C). Jika punya pizza stone, panaskan juga di dalam oven.
-
Olesi adonan yang telah digilas dengan saus tomat.
-
Tambahkan keju mozzarella dan topping pilihan.
-
Panggang di rak bawah oven selama 7–10 menit, atau sampai pinggiran kecoklatan dan keju meleleh sempurna.
-
Keluarkan dari oven, beri daun basil segar, dan siram sedikit minyak zaitun.
Tips Memasak Pizza agar Lebih Otentik
-
Gunakan Pizza Stone: Agar dasar pizza lebih renyah, gunakan batu pizza atau loyang logam yang sudah dipanaskan sebelumnya.
-
Jangan Terlalu Banyak Topping: Pizza Italia menekankan keseimbangan rasa. Sedikit topping tapi berkualitas lebih baik.
-
Gunakan Mozzarella Segar: Hindari keju parut olahan jika ingin hasil maksimal.
-
Gunakan Minyak Zaitun Asli: Minyak zaitun extra virgin menambah aroma dan rasa khas.
-
Panggang dengan Suhu Tinggi: Pizza terbaik dipanggang dengan suhu tinggi dalam waktu singkat.
Variasi Pizza Italia yang Bisa Kamu Coba
1. Pizza Margherita
Paling ikonik dan mewakili warna bendera Italia (merah-tomat, putih-keju, hijau-basil). Simpel tapi nikmat.
2. Pizza Bianca (Tanpa Saus Tomat)
Gunakan minyak zaitun, keju, dan rosemary. Rasanya gurih dan berbeda.
3. Pizza Napoli (Neapolitan)
Menggunakan adonan yang difermentasi lebih lama dan dipanggang sangat cepat. Ciri khasnya bagian tengah agak basah, pinggir renyah dan menggelembung.
4. Pizza Romana
Lebih tipis dan renyah daripada Neapolitan. Topping lebih variatif.
5. Calzone
Pizza lipat yang diisi keju, ham, dan saus—dipanggang seperti pastel.
Sejarah Singkat Pizza Italia
Pizza berasal dari Napoli, Italia pada abad ke-18. Awalnya merupakan makanan rakyat jelata—roti pipih yang dipanggang dan diberi topping seadanya. Pizza Margherita diciptakan tahun 1889 untuk menghormati Ratu Margherita dari Italia, dengan warna mewakili bendera nasional. Seiring waktu, pizza menyebar ke seluruh dunia, beradaptasi dengan budaya lokal, namun gaya klasik Italia tetap dicintai hingga kini.
Pizza sebagai Ide Usaha Rumahan
Pizza bisa menjadi peluang usaha kuliner yang menarik karena:
-
Bahan sederhana dan murah
-
Mudah divariasikan sesuai selera pasar
-
Bisa dijual frozen atau ready-to-bake
-
Tahan lama dan mudah dikemas
Tips sukses jualan pizza rumahan:
-
Gunakan kemasan menarik dan branding lokal.
-
Tawarkan menu bundling (misalnya pizza + minuman).
-
Sediakan pilihan untuk vegetarian atau tanpa gluten.
-
Manfaatkan media sosial untuk promosi.
-
Berikan tester atau potongan harga di awal.
Penutup
Membuat pizza ala Italia tidaklah serumit yang dibayangkan. Dengan bahan yang tepat, sedikit ketelatenan, dan semangat mencoba, kamu bisa menghadirkan rasa khas Italia di meja makan sendiri. Kelezatan pizza terletak pada kesederhanaannya—tidak perlu mewah, asal berkualitas dan dibuat dengan cinta.
Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan bahan-bahannya, ajak keluarga atau teman, dan nikmati proses membuat pizza autentik yang nikmat, lezat, dan penuh cerita!