Menanam pohon mangga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Selain memberikan keteduhan, pohon mangga juga menghasilkan buah yang lezat dan kaya nutrisi. Namun, agar pohon mangga dapat tumbuh dengan baik dan berbuah lebat, diperlukan teknik yang tepat dalam penanamannya. Berikut adalah panduan lengkap cara menanam pohon mangga agar tumbuh sehat dan cepat berbuah.
1. Memilih Bibit Mangga yang Berkualitas
Langkah pertama yang penting dalam menanam pohon mangga adalah memilih bibit yang berkualitas. Bibit yang baik akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil panen nantinya. Berikut beberapa tips dalam memilih bibit mangga:
-
Pilih bibit dari hasil okulasi atau cangkok, karena lebih cepat berbuah dibandingkan bibit dari biji.
-
Pastikan bibit memiliki batang yang kokoh dan daun yang hijau segar.
-
Pilih bibit yang bebas dari hama dan penyakit.
-
Pilih varietas yang sesuai dengan kondisi lingkungan, seperti mangga arumanis, manalagi, atau harum manis.
2. Menentukan Lokasi dan Menyiapkan Lahan
Pohon mangga memerlukan lokasi yang mendapat sinar matahari penuh sepanjang hari. Tanah yang digunakan harus subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik. Berikut langkah-langkah menyiapkan lahan:
-
Pilih lokasi yang terkena sinar matahari setidaknya 6-8 jam per hari.
-
Gali lubang tanam dengan ukuran sekitar 50 cm x 50 cm x 50 cm.
-
Campurkan tanah galian dengan pupuk kandang atau kompos agar tanah lebih subur.
-
Diamkan lubang tanam selama 1-2 minggu sebelum penanaman agar tanah mendapatkan aerasi yang baik.
3. Teknik Penanaman Bibit Mangga
Setelah lahan siap, langkah berikutnya adalah menanam bibit mangga dengan benar. Berikut langkah-langkahnya:
-
Keluarkan bibit dari polybag dengan hati-hati agar akar tidak rusak.
-
Letakkan bibit di tengah lubang tanam dengan posisi tegak.
-
Tutup lubang dengan tanah campuran hingga menutupi akar.
-
Padatkan tanah secara perlahan dan siram dengan air secukupnya.
-
Gunakan ajir (penyangga) untuk menjaga bibit agar tetap tegak dan tidak mudah roboh.
4. Perawatan Pohon Mangga Agar Cepat Tumbuh
Perawatan yang baik sangat penting untuk memastikan pohon mangga tumbuh dengan optimal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan pohon mangga adalah:
a. Penyiraman
Pohon mangga tidak membutuhkan penyiraman yang terlalu sering. Cukup siram tanaman 2-3 kali dalam seminggu, terutama saat musim kemarau. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan akar membusuk.
b. Pemupukan
Pemupukan secara rutin akan membantu pohon mangga mendapatkan nutrisi yang cukup. Berikut panduan pemupukan:
-
Gunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos setiap 2-3 bulan sekali.
-
Tambahkan pupuk NPK dengan dosis rendah saat tanaman mulai tumbuh besar.
-
Saat pohon mulai berbunga, gunakan pupuk yang kaya fosfor dan kalium untuk meningkatkan hasil buah.
c. Pemangkasan
Pemangkasan bertujuan untuk membentuk tajuk pohon agar lebih rapi dan mempercepat pembuahan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemangkasan:
-
Pangkas cabang yang tumbuh terlalu rapat untuk memberikan ruang bagi sinar matahari masuk ke dalam tajuk pohon.
-
Buang ranting yang mati atau terkena penyakit untuk mencegah penyebaran infeksi.
-
Pangkas tunas air yang tumbuh di bagian bawah batang agar energi tanaman terfokus pada pertumbuhan utama.
5. Mengatasi Hama dan Penyakit
Pohon mangga rentan terhadap beberapa jenis hama dan penyakit seperti ulat daun, kutu putih, dan jamur. Berikut cara mengatasinya:
-
Gunakan pestisida nabati dari bahan alami seperti bawang putih dan cabai untuk mengusir hama.
-
Jaga kebersihan sekitar pohon dengan membuang daun atau buah yang busuk.
-
Gunakan fungisida organik jika terdapat tanda-tanda serangan jamur pada batang atau daun.
6. Merangsang Pohon Mangga Agar Cepat Berbuah
Agar pohon mangga cepat berbuah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan:
-
Lakukan stres air dengan mengurangi penyiraman selama beberapa minggu, lalu kembali menyiram secara normal untuk merangsang pembungaan.
-
Gunakan pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium tinggi untuk mendorong pertumbuhan bunga dan buah.
-
Lakukan pemangkasan ujung cabang secara rutin untuk merangsang munculnya tunas bunga baru.
-
Jika pohon mangga sudah besar namun belum berbuah, bisa dilakukan pengerokan batang (ring barking) untuk memicu pembuahan.
7. Panen dan Perawatan Pasca Panen
Pohon mangga biasanya mulai berbuah setelah 3-5 tahun tergantung dari jenis bibit yang digunakan. Berikut beberapa tanda mangga siap dipanen:
-
Warna kulit buah mulai berubah dari hijau ke kuning atau kemerahan.
-
Buah terasa lebih lunak saat ditekan.
-
Aroma harum mulai tercium dari buah yang matang.
Setelah panen, pastikan untuk tetap merawat pohon agar tetap sehat dan terus berbuah di musim berikutnya dengan cara:
-
Tetap lakukan pemangkasan ringan setelah panen.
-
Berikan pupuk tambahan untuk menggantikan nutrisi yang telah digunakan selama masa berbuah.
-
Pastikan area sekitar pohon tetap bersih dan bebas dari hama.
Kesimpulan
Menanam pohon mangga membutuhkan ketelatenan dalam memilih bibit, menyiapkan lahan, serta melakukan perawatan secara rutin. Dengan teknik yang tepat seperti pemupukan, penyiraman, pemangkasan, dan perlindungan dari hama, pohon mangga dapat tumbuh subur dan cepat berbuah. Jika dilakukan dengan benar, dalam beberapa tahun Anda sudah bisa menikmati hasil panen mangga yang lezat dan melimpah. Selamat mencoba!