Cara Menanam Pohon Durian agar Tumbuh dengan Baik dan Berbuah Lebat Tips dan Trik Menanam Benar, ID Nusantara



Menanam pohon durian membutuhkan perhatian khusus agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal dan menghasilkan buah yang berkualitas. Durian dikenal sebagai “raja buah” karena rasanya yang khas dan aromanya yang kuat. Agar pohon durian tumbuh subur dan cepat berbuah, berikut adalah langkah-langkah menanamnya dengan benar.

1. Memilih Bibit Durian yang Berkualitas

Pemilihan bibit sangat menentukan keberhasilan dalam budidaya durian. Pilih bibit hasil cangkok atau okulasi dari varietas unggul seperti Musang King, Monthong, atau Petruk. Pastikan bibit memiliki batang yang kokoh, daun hijau segar, dan bebas dari hama serta penyakit.

2. Mempersiapkan Lahan yang Tepat

Durian membutuhkan lahan yang memiliki drainase baik dan subur. Tanah yang ideal adalah tanah lempung berpasir dengan pH antara 5,5 - 6,5. Pilih lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh dan tidak mudah tergenang air.

3. Menyiapkan Lubang Tanam

Buat lubang tanam dengan ukuran sekitar 60x60x60 cm. Isi bagian bawahnya dengan campuran tanah subur, pupuk kandang, dan kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah. Biarkan lubang terbuka selama beberapa hari agar terkena sinar matahari sebelum penanaman.

4. Menanam Bibit Durian dengan Benar

Saat menanam, lepaskan polybag dari akar bibit dengan hati-hati agar akar tidak rusak. Letakkan bibit di tengah lubang dan timbun dengan tanah secara perlahan sambil dipadatkan. Pastikan bagian pangkal batang tidak tertutup tanah agar tidak membusuk.

5. Menjaga Jarak Tanam

Durian adalah pohon yang dapat tumbuh besar, sehingga jarak tanam yang ideal adalah sekitar 8-10 meter antara satu pohon dengan yang lainnya. Jarak ini penting agar pohon mendapatkan cukup sinar matahari dan ruang untuk tumbuh.

6. Penyiraman yang Tepat

Durian membutuhkan penyiraman secara rutin, terutama saat masa pertumbuhan awal. Siram dua kali sehari pada pagi dan sore hari, tetapi hindari genangan air yang bisa menyebabkan akar membusuk. Saat pohon sudah lebih besar, penyiraman bisa dikurangi, terutama di musim hujan.

7. Pemupukan Rutin

Agar pertumbuhan pohon durian optimal, lakukan pemupukan secara berkala. Gunakan pupuk organik seperti pupuk kandang setiap dua bulan sekali. Tambahkan pupuk NPK dengan kandungan fosfor dan kalium tinggi untuk mendukung pertumbuhan akar dan pembuahan.

8. Pemangkasan dan Perawatan Tajuk

Pemangkasan dilakukan untuk membentuk struktur pohon yang baik dan mempercepat pertumbuhan tunas baru. Pangkas cabang yang kering, terlalu rapat, atau tumbuh ke dalam agar sinar matahari bisa merata ke seluruh bagian pohon.

9. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang sering menyerang durian antara lain kutu daun, ulat, dan penggerek batang. Gunakan pestisida alami seperti larutan bawang putih atau neem oil untuk mengendalikan hama. Selain itu, pastikan lahan tetap bersih agar tidak menjadi tempat berkembangnya penyakit jamur.

10. Merangsang Pembuahan Pohon Durian

Untuk mempercepat pohon durian berbuah, lakukan teknik stres air dengan mengurangi penyiraman selama beberapa minggu untuk merangsang pembentukan bunga. Setelah bunga muncul, penyiraman kembali dilakukan secara teratur agar buah dapat berkembang dengan baik.

11. Memanen Buah Durian dengan Tepat

Durian biasanya mulai berbuah setelah 4-7 tahun sejak ditanam, tergantung varietas dan metode perawatan. Buah durian yang matang akan mengeluarkan aroma khas dan terdengar bunyi nyaring saat diketuk. Gunakan gunting atau pisau tajam untuk memanen agar tidak merusak batang pohon.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pohon durian yang ditanam akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang berkualitas. Menanam durian tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih hijau. Selamat mencoba dan semoga berhasil! 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Comments System

Disqus Shortname